Ramai-Ramai Artis Masuk Politik


Marx Achmad

Marx Achmad

07/08/2008 00:16 Topik Minggu Ini
Ramai-Ramai Artis Masuk Politik
Menjelang pemilu 2009, panggung politik nasional kita turut dimeriahkan kehadiran para selebritis yang tak sedikit mengundang pro kontra eksistensinya di dunia politik tersebut. pasalnya banyak kalangan yang menyangsikan kehadiran para selebritis di panggung politik ini hanya bermodalkan tampang dan kepopuleran belaka. berikut ini adalah dialog yang diselenggarakan oleh SCTV dalam Topik Minggu INI :

Jakarta: Artis rupanya tidak lagi sekadar menjadi polesan di panggung kampanye seperti massa Orde Baru. Di zaman reformasi ini, sejumlah selebriti malah beramai-ramai menjadi calon anggota legislatif yang didaftarkan parpol. Kehadiran para caleg “karbitan” ini memang berpotensi mendulang suara. Tapi sekaligus menggusur peluang kader yang sudah bertahun-tahun mengabdi pada parpol.

Selain di legislatif, deretan artis belakangan meramaikan ajang pilkada. Sebut saja Primus Yustisio, Syaiful Jamil, dan Ayu Soraya. Akankah fenomena artis jadi caleg ini sekadar pemanis dan pendulang suara parpol semata? Dalam sejumlah pilkada, artis memang mendongkrak perolehan suara. Tapi mestinya bukan cuma kekuasaan yang mereka incar. Para selebriti yang menjadi politisi dituntut dedikasi dan loyalitasnya pada rakyat.

Yang pasti rakyat tak berharap sekadar dihibur dengan kehadiran mereka di lembaga eksekutif atau legislatif. Apalagi kalau ternyata fenomena artis berpolitik karena rakyat butuh figur dan kepercayaan baru setelah kecewa pada caleg yang merupakan para kader parpol. Tetapi sejumlah pihak mengaku skeptis. “Apa yang dipersiapkan untuk pindah profesi ini,” kata Arbi Sanit, pengamat politik Universitas Indonesia dalam Topik Minggu Ini, Rabu (6/8).

“Saya belum pernah menjadi anggota Dewan tapi ada seribu satu hal yang ingin saya lakukan,” kata Wanda Hamidah yang kini menjadi pengurus Partai Amanat Nasional dan akan maju sebagai calon anggota legislatif DPRD DKI Jakarta. Sementara itu Nurul Arifin meminta supaya persiapan seseorang untuk maju menjadi calon legislatif tak hanya ditujukan kepada para artis. “Proses pendidikan harus dilakukan oleh siapa pun,” kata dia.

Simak pula komentar Nurul Qomar, pelawak yang menjadi anggota DPR dari Partai Demokrat dalam video Topik Minggu Ini edisi 6 Agustus 2008. Tak tertinggal, tanggapan Tantowi Yahya, aktor yang akan maju sebagai calon anggota legislatif dari Partai Golongan Karya. Simak juga lanjutan tanggapan dari Arbi Sanit mengenai fenomena artis yang banyak masuk partai politik dalam Pemilu 2009 ini.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)

7 comments on “Ramai-Ramai Artis Masuk Politik

  1. wah, kalo artis pada di politik….lalu kita dimna ya? he2…
    biasanya sih politikus kondang yg jd artis….kaya pak Hambali…ha x3…jgn GR dulu! mantab x3 tulisannya. aq tgg tulisan lainnya….

  2. Negara memang makin kacau dalam falsafah jawa artis atau ledek dalam bahasa jawa kasar adalah dalam drajat dan kasta rendah dikarenakan kemampuannya hanyalah menghibur dan apabila wanita dan cantik hanya sebatas garwo ampil atau gundik kenapa sekarang menjadi begitu luar biasa?mereka hanya manusia biasa tanpa kehebatan yg jelas untuk kemaslahatan rakyat banyak pemikirannyapun dangkal2 saja bahkan cenderung norak mencari sensasi dan popularitas murahan,beginikah kualitas calon wakil rakyat yang akan memperjuangkan nasib rakyat?banyak orang maha hebat diluar dunia artis kenapa ini tidak dikenal rakyat?yg salah adalah infotiment yg tidak mendidik rakyat menjadi cerdas dengan contoh2 kesuksesan anak bangsa tapi dunia mimpi artislah yg ditonjolkan dan kenapa petinggi2 partai polotik juga ikut2an bodoh?ini politik tempat memperjuangkan nasib anak bangsa dan negri ini akan dibawa kemana nasib anak negeri?banyak hal yg ingin saya urai ttg susduk dantugas pokok DPR yg artis saya jamin tak akan mampu,Angelina sondahk misalkan seorang putri Indonesia yg ternyata tidak berbuat apa2 di panggung politik dan panggung ini bukan sandiwara spt yg biasa mereka mainkan ada jutaan anak negri yg papa yg harus diperjuangkan juga harga diri bangsa yg makin terinjak semua dari itu adalah muara dari KEJAMNYA KAPITALISME YG SELALU MEMBODOHKAN BANGSAKU

  3. Salam Pakar Pangan..

    Memang Duni perpolitikan kita sudah tidak bisa di jadikan patokan bangsa ini akan makmur selagi manusia dimuka bumi ini sudah tidak konsisten terhadap dirinya sendiri…ini merupakan contoh sudah jelas pekerjaannya adalah Artis kenapa ngelirik Ke politik berarti Politik tidak bisa dipercaya lagi … dan Jangan Percaya Sama Partai Politik saya selaku bloger yang masih memiliki secercah Idialisme untuk Membuktikannya saya Masuk di Dunia Politik…. ternyata……Rusak luar bisa…. dan salam Bloger Indonesia…… buat rekan-rekan bloger…yang masih memiliki rasa nasionalime Mari Berjuang dan Masuk Sebagai Penentu Kebijakan untuk membawa Aspirasi Bloger demi kemajuan Dunia IT kita dan Jangan Hanya Bisa Membahas IT tetapi tidak Paham Tentang IT (buat yang lagi duduk dan yang akan Duduk Di DPR)

    Salam Bloger Indonesia…. Kuatkan Rasa Persatuan Sesama Bloger Indonesia… Hidup Hecker Indonesia

  4. menurut saya kalau para “artis” itu mendaftar menjadi caleg,apakah bisa menjamin nasib bangsa Indonesia kedepannya?Lah wong nasib diri sendiri aja mereka ga bisa menjamin apalagi nasib negara kita.

  5. Sah-sah saja koq lagipula dilindungi oleh UUD 1945. Yang takut selebriti masuk politik ya birokrat dan “pejabat karir” di parpol.
    Seperti misalnya Wanda Hamidah yang selain cantik juga cerdas, lalu apa kekurangannya? Cuma Pengalaman…dan itu bisa diatasi bila sudah terpilih nantinya.

  6. Maaf, saya kurang sependapat dengan pendapat Mbak Claudia yuniarna, masalahnya bukan artis bisa atau tidaknya menjamin nasib bangsa Indonesia kedepannya, karena selain artispun baik kader pantai dan sebagainya belum tentu bisa menjamin nasib bangsa Indonesia kedepannya. Artinya, sah-sah saja artis dikancah politik dengan batasan sesuai dengan ketentuan yang telah ada baik UU, kredibilitas, dedikasi dan loyalitaspun mendukung. sehingga selain kepopulerannya artis pula ditunjang dengan ilmu pengetahuan yang mumpuni di bidang politik pada khususnya. Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s