QURBAN DAN AQIQAH


QURBAN DAN AQIQAH
photo__11oleh:Muhammad Hambali, SHI

A. QURBAN
– Secara bahasa Qurban berasal dari bahasa arab qoraba, yaqrabu, yang berarti mendekatkan diri.
– Sedangkan secara istilah yaitu mendekatkan diri pada Allah Swt. Dengan jalan menyembeli hewa qurban yang dilaksanakan pada bulan Dhulhijah pada tanggal 10,11,12,13.
– Dasar hukum :
a. S. Al-Kautsar :1-3
b. S. Al-Hajj : 36
– Hukum dari pelaksanaan ibadah qurban adalah sunnah Muakkad bagi yang mampu.
– Ibadah qurban merupakan ibadah yang pensyariatannya pertama kali dilaksanakan oleh nabiyullah Ibrahim as yang ditandai oleh perintah Allah kepada nabi Ibrahim untuk melakukan penyembelihan terhadap anaknya nabi Ismail As.
– Binatang yang diqurbankan adalah unta, sapi dan kambing.
– Waktu penyembelihan hewan qurban adalah pada hari raya idul adha pada tanggal 10 dhulhijah dan pada hari tasrik yaitu pada tanggal 11, 12 dan 13 dhulhijah. Selain keempat hari diatas, maka penyembelihan hewan tidak ternasuk qurban melainkan penyembelihan biasa ( sodaqah )
– Dasar hukum, hadist dari al-Barra dari Rasulullah, beliau bersabda yang artinya: “Sesungguhnya awal hari kita ini adalah bahwa kita shalat, kemudian kita kembali meyembli qurban. Siapa yang melakukan itu, berarti ia mendapatkan sunnah kami. Dan siapa yang menyembelih sebelum itu adalah sembelihan yang dagingnya ia persembahkan untuyk keluarganya, tidak termasuk ibadah qurban sama sekali “
– Syarat hewan qurban adalah :
1. binatang yang diqurbankan harus sehat
2. hewan qurban harus berumur 1 tahun keatas
3. tidak boleh berqurban dengan hewan yang cacat seperti buta, pincang.
– Ketentuan hewan qurban :
a. untuk kambing qurbannya hanya untuk satu orang
b. sedangakan untuk sapi dan unta adalh qurbannya untuk tujuh orang. Sebagaimana dalam hadist Rasulullha bersabda yang artinya :” Kami menyembelih qurban bersama dengan nabi di Hudaibah, seekor unta untuk 7 orang, begitu juga untuk sapi” ( HR. Muslim, Abu Dawud dan Turmudzi )
– Daging hewan qurban diutamakan untuk golongan fakir baru untuk semua orang

B. AQIQAH
– secara bahas Aqiqah berarti rambut makhluk yang baru di lahirkan baik manusia ataupun hewan.
– Secara istilah Aqiqah dapat didefinisikan dengan penyembelian hewan yang ditujuakan untuk anak yang baru lahir.
– Hukum dari pelaksanaan aqiqah adalah sunnah muakkad, sebagai mana dalam hadist rasulullah menyatakan :

Artinya : “setiap anak yang baru lahir itu terpelihara dengan aqiqahnya yang disembelih unuknya pada hari ketujuhnya, ia dicukur dan diberi nama”
– Pelaksanaan aqiqah disunanhkan pada hari ketujuh setelah kelahiran sang bayi. Jika tidak memungkinkan maka dilaksanakan pada hari ke-14. Dan jika tidak memungkinkan lagi maka dilaksanakan pada hari ke-21. Adapun pada hari yang ditentukan tersebut belum mampu juga maka dilaksanakan pada kapan saja. Sebagaimana dala hadist yang diriwayatkan oleh Baihaqi yang menyatakan yang artinya: “Disembelih pada hari ketujuh, dan pada hari keempat belas dan pada hari kedua puluh satu “
– Ketentuan hewan Aqiqah :
1. Untuk anak laki-laki maka disembelihkan 2 ekor kambing.
2. Sedangkan untuk perempuan disembelihkan 1 ekor kambing.
– Dasar hukumnya yaitu Hadist yang diriwayatkan dari Ummu Karrz al Ka’biyah yang menyatakan bahwa rasulullah bersabda yang Artinya : “untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang mirip dan untuk anak perempuan satu ekor “

One comment on “QURBAN DAN AQIQAH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s